Pakar Petir Di Padang

INSTALASI PENANGKAL PETIR

JAG Group merupakan perusahaan spesialis kontraktor yang telah banyak mendapatkan penghargaan sebagai pakar anti petir atau pakar penangkal petir, sudah ribuan karya yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Petir tetaplah petir !!! Mungkin inilah istilah yang tepat untuk menandakan sambaran petir, jangan hingga menganggap sepele maupun lengah terhadap ancaman bahaya petir yang siap menyambar kapan saja dan dimana saja. Dari isu media asing di Amerika dilaporkan sedikitnya 55 orang tewas dampak sambaran petir di sepanjang tahun.

Meski diawal tahun 2011 ini diperkirakan telah lebih dari 25 orang yang tewas dan ratusan orang cedera permanen setiap tahunnya dampak sambaran petir. Orang yang terkena sambaran petir menderita bermacam-macam penyakit rentang panjang, gejala melemahkan, termasuk kehilangan memori, gangguan penglihatan, gangguan tidur, sakit kronis, mati rasa, pusing, kekakuan pada sendi, lekas geram, kelelahan, kejang otot dan masih banyak lagi penyakit lainnya.

Petir yakni fenomena alam yang amat indah, berkilat dan menyala serta berwarna warni bila kita lihat dengan kasat mata, Di Amerika lebih dari 25 juta sambaran atau kilatan petir setiap tahunnya, tetapi dalam sebuag sambaran yakni pembunuh profesional. Sangatlah penting seandainya kita paham akan pentingnya mengenal petir dan bagaimana menghindarinya, tetapi pada biasanya kita menganggap sepele bahaya petir karena yang dikhawatirkan pada musim penghujan yakni banjir yang lebih banyak memakan korban jiwa, meski sambaran petir lebih berbahaya seandainya dibanding banjir.

 

LEGENDA PETIR

Pergesekan antar awan mungkin inti dari proses terjadinya sambaran petir. Tetapi bagaimana berdasarkan legenda bagus didalam negeri maupun di luar negeri, kisah dari tanah Jawa acap kali kita dengar seorang tokoh legenda yang bernama Ki Ageng Selo yakni cucu dari Prabu Brawijaya. Ki Ageng Selo di yakini mempunyai kesaktian yang bisa menangkap petir, dimana petir tersebut yakni perwujudan dari seorang kakek tua dan sesudah diletakkan di tanah segera menghilang.

Hingga saat ini banyak yang merapal mantra bahwa dirinya yakni cucu keturunannya Ki Ageng Selo dengan kemauan tak terkena sambaran petir.

Lain halnya dengan legenda dinegeri Tiongkok. Bahwa petir yakni penjelmaan seorang dewi Khayangan yang bebusana biru, hijau merah dan putih dengan membawa sebuah cermin yang memancarkan dua sinar atau mereka juga percaya bahwa petir terjadi karena gesekan hawa Yin dan Yang. Yin berasal dari Bumi dan Yang dari langit. Dari kepercayaan Yunani dikisahkan sambaran petir terjadi dampak dari kemurkaan raja dewa yang tinggal di sebuah gunung Olimpus “Zeus”.

 

BOLA PETIR / BALL LIGHTNING

Sebuah bola api menggelinding dari langit dan kemudian bola api tersebut meledak saat mengenai sebuah obyek. Peristiwa tersebut bukan karena disebabkan oleh ilmu teluh atau santet, akan tetapi bola api tersebut secara ilmiah acap kali disebut sebagai bola petir atau Ball Lightning. Bola petir tak menonjol seperti sambaran petir diatas langit. Dapat bola petir muncul menyerupai bola yang bercahaya misterius dan melayang horizontal di udara. Ukuran bola petir tersebut bervariasi kadang kala sebesar kelereng hingga sebesar bola basket pun bisa lebih besar lagi. Bola petir biasanya terbang melayang hanya sebagian meter saja di atas permukaan bumi pun bola petir bisa memantul di tanah. Fenomena ini terjadi hanya sebagian detik saja, bola petir biasanya bisa berubah warna akan tetapi warna yang acap kali menonjol yakni warna yang berasal dari element api.

Bola petir ini datang melintas dengan kecepatan amat tinggi melintas semacam itu saja, pun kadang kala sesudah menonjol bola petir tersebut hilang semacam itu saja tanpa menimbulkan bunyi, meski berdasarkan pengalaman sebagian orang yang pernah mengamati bola petir menyebutkan bisa menimbulkan ledakan keras. Peristiwa munculnya bola petir amat langka, kurang lebih hanya 5 persen saja penduduk dunia yang pernah menyaksikan peristiwa tersebut. sebagian ilmuwan kejadian munculnya bola petir dihubungkan dengan petir St,Elmo Fire meski hakekatnya bola petir itu yakni hal yang berbeda.

Untuk menandakan hal tersebut telah banyak penelitian di lab tegangan tinggi yang mengujinya. Ada alat yang bisa mengenal element apa saja yang terkandung pada bola petir sehingga bisa dikaji pelaksanaan terjadinya. Saat ini para ilmuwan memperoleh rumusan bahwa ball lightning terjadi karena pemanasan mendadak dari arah pijaran tinggi yang memanaskan massa udara atau gas lainnya sehingga meningkatkan lumminositas, akan tetapi rumusan ini perlu dikaji kembali karena tak ada eksperimen lain yang menyokong.

Munculnya bola petir telah terjadi sejak berabad abad lalu, pun mungkin beriringan dengan terbentuknya bumi dan meninggalkan kisah. Bola petir ini memang amat aneh karena bola petir bisa menembus apa saja tanpa merusak obyek yang dilaluinya. Hingga bergerak vertikal atau horisontal pun berputar seperti gangsing yang bisa meledak kapan saja.

 

BATU PETIR / FULGURITE

Tetapi dekade ini kita dikejutkan oleh sebagian inovasi batu petir oleh masyarakat umum yang kemudian dikait-kaitkan dengan peristiwa gaib. Hingga pada penggunaan pengobatan secara instant, tentunya hal tersebut agak aneh. Tetapi apakah benar demikian, selain fenomena batu petir bukan hal yang aneh lagi, batu petir secara ilmiah acap kali disebut sebagai fulgurite. Batu petir terbentuk saat petir menghantam permukaan bumi dan sebagian daya yang masuk bercampur dengan kandungan dalam tanah, daya tersebut masuk melewati celah celah terkecil dan terus mengalir sehingga bisa menguapkan partikel-partikel dan kandungan mineral yang dilaluinya menyusun busa, dan alhasil beku menyerupai sebuah kaca natural atau kristal. Dapat partikel dan kandungan mineral tersebut acap kali terjebak pada batuan cadas.

Batu petir mempunyai panjang sebagian meter akan tetapi struktur dan teksturnya semacam itu lunak dan seperti batu apung. Jadi batu petir bukan yakni batu yang jatuh dari langit dampak sambaran petir, tetapi terbentuk dari pelaksanaan penguapan dan pembekuan partikel tanah yang bercampur dengan element petir. Dan tak aneh seandainya batu petir direndam kedalam air karenanya kandungan air tersebut seandainya diperhatikan mengaplikasikan mikroskop menonjol butiran molekul menyerupai kristal salju.

Secara mitos atau legenda, batu petir yakni suatu benda yang jatuh dari langit yang turunnya beserta daya besar karena beriringan dengan terjadinya petir. Batu petir diandalkan sebagai batu pemberian dewa atau penguasa jagad, daya petir diyakini sebagian orang yakni sentuhan dari sang penguasa alam sehingga bisa membantu menghasilkan kemauan seseorang. Batu petir mempunyai hubungan kuat dengan element listrik dan api serta tanah sebagai element pembentuk manusia, aura atau cakra dalam tubuh bisa menikmati daya batu petir sehingga manusia bisa menikmati ketenteraman dalam batin.

 

ANTI PETIRPENANGKAL PETIR

Manusia selalu mencoba untuk menjinakan keganasan alam, salah satunya adalah bahaya sambaran petir, metoda yang pernah di kembangkan terkait tentang industri penangkal petir atau anti petir di dunia adalah :

Kedua ilmuwan tersebut Faraday dan Franklin menjelaskan system yang hampir sama, yakni system penyalur arus petir yang menghubungkan antara bagian atas bangunan dan grounding penangkal petir, sedangkan system perlindungan yang di hasilkan ujung penerima atau splitzer adalah sama pada rentang 30 – 40 derajat. Perbedaannya adalah system yang di kembangkan Faraday bahwa kabel penghantar berada pada sisi luar bangunan dengan pertimbangan bahwa kabel penghantar juga berfungsi sebagai material penerima sambaran petir, yaitu berupa sangkar elektris atau biasa di sebut dengan sangkar faraday.

Penelitian terus berkembang akan sebab terjadinya petir, dan semua ilmuwan sepakat bahwa terjadinya petir karena ada muatan listrik di awan berasal dari proses ionisasi, maka untuk menggagalkan proses ionisasi dilakukan dengan cara menggunakan zat berradiasi seperti Radiun 226 dan Ameresium 241 karena kedua bahan ini mampu menghamburkan ion radiasinya yang dapat menetralkan muatan listrik awan. Maka manfaat lain hamburan ion radiasi tersebut akan menambah muatan pada ujung finial atau splitzer, bila mana awan yang bermuatan besar tidak mampu di netralkan zat radiasi kemudian menyambar maka akan cenderung mengenai penangkal petir atau anti petir ini. Keberadaan penangkal petir jenis ini telah dilarang pemakaiannya, berdasarkan kesepakatan internasional dengan pertimbangan mengurangi zat beradiasi di masyarakat, selain itu anti petir atau penangkal petir ini dianggap dapat mempengaruhi kesehatan manusia.

Prinsip kerja penangkal petir elektrostatis mengadopsi sebagian system penangkal petir radio aktif, yaitu menambah muatan pada ujung finial/splitzer agar petir selalu melilih ujung ini untuk di sambar. Perbedaan dengan system radio aktif adalah jumlah energi yang dipakai. Untuk penangkal petir radio aktif muatan listrik dihasilkan dari proses hamburan zat berradiasi sedangkan pada penangkal petir elektrostatis energi listrik yang dihasilkan dari listrik awan yang menginduksi permukaan bumi.

 

CARA MEMASANG INSTALASI ANTI PETIR ATAU PENANGKAL PETIR EKSTERNAL

Secara garis besar, cara pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir Flash Vectron sebagai berikut :

  • Pada tahap awal pengerjaan di mulai dengan mengerjakan bagian grounding system terlebih dahulu, dengan pertimbangan keamanan dan kemudahan. Kemudian dilakukan pengukuran resistansi atau tahanan tanah menggunakan Earth Testermeter, apabila hasil pengukuran tersebut menunjukan < 5 Ohm maka tahapan kerja berikutnya dapat dilakukan. Seandainya hasil resistansi atau tahanan tanah menunjukan > 5 Ohm maka di lakukan pembuatan atau penambahan titik grounding lagi di sebelahnya dan di pararelkan dengan grounding pertama agar resistansi/tahanan tanahnya menurun sesuai dengan standarnya < 5 Ohm.
  • Setelah selesai membuat grounding penangkal petir, langkah berikutnya adalah memasang kabel penyalur (Down Conductor) dari titik grounding sampai keatas bangunan, tentunya dengan mempertimbangkan jalur kabel yang terdekat dan hindari banyak belokan/tekukkan 90 derajat sehingga kebutuhan material dan kualitas instalasi dapat efektif dan efisien. Kabel penyalur petir yang biasa di gunakan antara lain BC (Bare Copper), kabel NYY atau Coaxial. Untuk tempat – tempat tertentu sebaiknya di beri pipa pelindung (Conduite) dengan maksud kerapihan dan keamanan.
  • Bila kabel penangkal petir telah terpasang dengan rapih, maka tahap selanjutnya pemasangan head terminal petir tentunya harus terhubung dengan kabel penyalur tersebut sampai ke grounding system.

 

ISTILAH ANTI PETIR / PENANGKAL PETIR

Penangkal petir atau anti petir adalah istilah yang sudah keliru dalam bahasa kita, kesan yang di timbulkan dua istilah ini adalah aman 100 % dari bahaya petir, akan tetapi pada kenyataannya tidak demikian. Dalam penanganan bahaya petir memang ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi, bilamana kita ingin mencari solusi total akan bahaya petir maka kita harus mempertimbangkan faktor tersebut.

Sambaran petir tidak langsung pada bangunan yaitu petir menyambar di luar areal perlindungan dari instalasi penangkal petir yang telah terpasang, kemudian arus petir ini merambat melalui instalasi listrik, kabel data atau apa saja yang mengarah ke bangunan, akhirnya arus petir ini merusak unit peralatan listrik dan elektronik di dalam bangunan tersebut. Masalah ini semakin runyam karena peralatan elektronik menggunakan tegangan kecil, DC yang sangat sensitif.

Pada dasarnya system pengamanan sambaran petir langsung bukan membuat posisi kita aman 100 % dari petir melainkan membuat posisi bangunan kita terhindar dari kerusakan fatal akibat sambaran langsung serta mengurangi dampak kerusakan peralatan listrik dan elektronik bila ada sambaran petir yang mengenai bangunan kita. Maka istilah yang paling tepat untuk pengamanan petir adalah PENYALUR PETIR.

 

PRINSIP SISTEM PROTEKSI PETIR

Jika kita memperhatikan bahaya yang di akibatkan sambaran petir, maka sistem perlindungan petir harus mampu melindungi struktur bangunan atau fisik maupun melindungi peralatan dari sambaran langsung dengan di pasangnya penangkal petir eksternal (Eksternal Protection) dan sambaran tidak langsung dengan di pasangnya penangkal petir internal (Internal Protection) atau yang sering di sebut surge arrester serta pembuatan grounding system yang memadai sesuai standart yang telah di tentukan. sampai saat ini belum ada alat atau system proteksi petir yang dapat melindungi 100 % dari bahaya sambaran petir, namun usaha perlindungan mutlak dan wajib sangat di perlukan. Selama lebih dari 60 tahun pengembangan dan penelitian di laboratorium dan lapangan terus dilakukan, berdasarkan usaha tersebut suatu rancangan system proteksi petir secara terpadu telah di kembangan oleh Flash Vectron Lightning Protection “SEVEN POINT PLAN”.

Tujuan dari “SEVEN POINT PLAN” adalah menyiapkan sebuah perlindungan efective dan dapat di andalkan terhadap serangan petir, Seven Point Plan tersebut meliputi :

  1. Menangkap Petir
    Dengan cara menyediakan system penerimaan (Air Terminal Unit) yang dapat dengan cepat menyambut sambaran arus petir, dalam hal ini mampu untuk lebih cepat dari sekelilingnya dan memproteksi secara tepat dengan memperhitungkan besaran petir. Terminal Petir Flash Vectron mampu memberikan solusi sebagai alat penerima sambaran petir karena desainnya dirancang untuk digunakan khusus di daerah tropis.
  2. Menyalurkan Arus Petir
    Sambaran petir yang telah mengenai terminal penangkal petir sebagai alat penerima sambaran akan membawa arus yang sangat tinggi, maka dari itu harus dengan cepat disalurkan ke bumi (grounding) melalui kabel penyalur sesuai standart sehingga tidak terjadi loncatan listrik yang dapat membahayakan struktur bangunan atau membahayakan perangkat yang ada di dalam sebuah bangunan.
  3. Menampung Petir
    Dengan cara membuat grounding system dengan resistansi atau tahanan tanah kurang dari 5 Ohm. Hal ini agar arus petir dapat sepenuhnya diserap oleh tanah tanpa terjadinya step potensial. Bahkan dilapangan saat ini umumnya resistansi atau tahanan tanah untuk instalasi penangkal petir harus dibawah 3 Ohm.
  4. Proteksi Grounding System
    Selain memperhatikan resistansi atau tahanan tanah, material yang digunakan untuk pembuatan grounding juga harus diperhatikan, jangan sampai mudah korosi atau karat, terlebih lagi jika di daerah dekat dengan laut. Untuk menghindari terjadinya loncatan arus petir yang ditimbulkan adanya beda potensial tegangan maka setiap titik grounding harus dilindungi dengan cara integrasi atau bonding system.
  5. Proteksi Petir Jalur Power Listrik
    Proteksi terhadap jalur dari power mutlak diperlukan untuk mencegah terjadinya induksi yang dapat merusah peralatan listrik dan elektronik.
  6. Proteksi Petir Jalur PABX
    Melindungi seluruh jaringan telepon dan signal termasuk pesawat faxsimile dan jaringan data.
  7. Proteksi Petir Jalur Elektronik
    Melindungi seluruh perangkat elektronik seperti CCTV, mesin dll dengan memasang surge arrester elektronik.

 

PENANGKAL PETIR – ANTI PETIR FLASH VECTRON

Air Terminal Petir Flash Vectron adalah alat penerima sambaran petir yang berbasis kerja ESE (Early Streamer Emission Lightning Conductor). Dengan sistim kerja mengumpulkan energi awan disaat ada awan energi melintas di area perlindungan, kemudian menjemput kilatan petir dengan mengeluarkan lidah api penuntun keudara (streamer), menangkap dan menyalurkan ke bumi. Meskipun seluruh terminal unit penangkal petir jenis elektrostatis berbasis kerja yaitu ESE (Early Streamer Emission Lightning Conductor), akan tetapi anti petir atau penangkal petir Flash Vectron di rancang khusus untuk digunakan didaerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia.

Proteksi eksternal adalah instalasi dan alat-alat di luar suatu struktur bangunan untuk menangkap dan menghantarkan arus petir ke sistem pembumian (grounding). Dengan kata lain, proteksi eksternal berfungsi sebagai ujung tombak penangkap muatan listrik dan arus petir di areal yang telah dipasang sistem proteksi petir. Terminal Udara (Air Termination) adalah bagian sistem proteksi petir eksternal yang di khususkan untuk menangkap sambaran petir, berupa elektroda logam yang dipasang secara tegak maupun mendatar. Penangkap petir atau anti petir di tempatkan sedemikian rupa sehingga mampu menangkap semua sambaran petir tanpa mengenai bagian struktur yang dilindungi.

ESE Terminal adalah Head Unit yang di pasang pada bagian puncak tiang penangkal petir, ESE Terminal bekerja dengan mengeluarkan emisi “upward streamer” dari bumi, makin cepat early streamer di projeksikan ke atas maka akan makin cepat downward leader muatan listrik yang terdapat di dalam awan.

 

KELEBIHAN ANTI PETIR ATAU PENANGKAL PETIR FLASH VECTRON

Anti petir atau penangkal petir Flash Vectron merupakan penangkal petir elektrostatis berbasis kerja ESE yang di rancang khusus untuk daerah tropis seperti halnya di Indonesia. Ada 8 kelebihan Penangkal petir Flash Vectron, yaitu :

  1. Lebih Estetik, di rancang oleh ilmuwan petir Indonesia dan Arsitek dari Jerman.
  2. Unit Terminal Kokoh, di rancang agar tidak ada rongga yang menyebabkan masuknya air hujan sebagai penyebab korosi.
  3. Bebas Perawatan, tidak ada Power Supply or Solar Cells, No Radio Aktif, discharge Current 300 kA.
  4. Lebih Praktis, di rancang agar mempermudah kita dalam hal pemasangan di lapangan.
  5. Bahan Baku Berkualitas, bahan dan material untuk memproduksi penangkal petir Flash Vectron adalah bahan dan material pilihan sesuai standar SNI dan IEC.
  6. Lebih Ekonomis, harga kompetitif (bersaing) bahkan jika di bandingkan dengan produk lain bisa lebih murah.
  7. Teknologi Terkini, di rancang khusus untuk daerah tropis yang cocok untuk di pasang di
    Indonesia.
  8. Produser Terpercaya, perusahaan yang memproduksi penangkal petir Flash Vectron adalah perusahaan lokal yang bekerja sama dengan perusahaan Jerman di dukung oleh Laboratorium Tegangan Tinggi HLI (Hamburg Laboratory Inc) dan GEC (Germany Electrotechnical Commission).

 

PERANGKAT ANTI PETIR ATAU PENANGKAL PETIR FLASH VECTRON :

  1. Main Rod, adalah batang utama berbentuk runcing terbuat dari logam yang berfungsi sebagai penerima sambaran petir langsung, Pointy Spear ini memiliki kemampuan untuk menerima sambaran petir hingga 300 KA.
  2. Elektroda, perangkat ini memainkan peran yang sangat penting sebagai bilah pemicu untuk mengumpulkan cadangan energi awan dari luar, dan energi tersebut di manfaatkan untuk membangkitkan Early Streamer Emission Lightning Conductor. Bilah pemicu ini aktif bekerja dengan 2 system, pertama-tama menerima dan mengumpulkan energi awan dengan menggunakan system induksi serta sensor, sedangkan yang kedua menggunakan karbon inti mengumpulkan energi awan dari induksi awan tersebut.
  3. Ion Generator, terdiri dari unit kapasitor, ion pembangkit, sensor petir. Ion Generator adalah perangkat kunci penangkal petir Flash Vectron.
  4. Spear Shooter, bagian ini adalah konduktor di sisi atas untuk menembak ion ke udara.

 

PERBANDINGAN ANTI PETIR KONVENSIONAL DENGAN PENANGKAL PETIR ELEKTROSTATIS

– Membutuhkan volume kabel penghantar yang sangat banyak.
– Daerah perlindungan terbatas, radius perlindungan hanya 2 meter atau 45 derajat.
– Cenderung lebih mahal biayanya jika di terapkan pada area perlindungan yang sangat luas.
– Membutuhkan banyak grounding, setiap 10 meter panjang areal perlindungan harus 1 titik grounding.
– Membutuhkan banyak splitzer di atas struktur bangunan sebagai alat penerima sambaran petir.
– Cenderung merusak estetika struktur bangunan yang akan di pasang.
– Bentuk ujung splitzer sangat runcing berbahaya bagi petugas atau pekerja yang bekerja di atap.

– Tidak banyak membutuhkan material maupun kabel penyalur.
– Area perlindungan lebih luas antara 50 Meter sampai 150 Meter.
– Cenderung lebih ekonomis jika diterapkan pada area yang sangat luas.
– Pada umumnya hanya membutuhkan 1 titik arde atau resistansi < 5 Ohm.
– Hanya membutuhkan 1 unit terminal untuk radius proteksi tertentu.
– Perawatan dan pemasangan sangat mudah dan tidak mengganggu estetika.
– Bertindak sebagai pencegah interferensi perangkat elektronik kita.
– Lebih aman bagi pekerja yang akan melakukan perawatan instalasi.

 

FILOSOFI KERJA ANTI PETIR ATAU PENANGKAL PETIR FLASH VECTRON

System ini aktif bekerja, sifatnya menarik petir untuk menyambar pada bagian kepala terminal petir Flash Vectron dengan cara memancarkan ion – ion ke udara. Kerapatan ion makin besar bila jarak ke kepalanya semakin dekat. Pemancaran ion dapat menggunakan generator listrik atau batere cadangan (generated ionization) atau secara alamiah (natural ionization). Area perlindungan system ini berupa bola dengan radius proteksi mencapai 150 meter dan radius proteksi ini akan mengecil sejalan dengan bertambahnya waktu. system ini dapat di kenali dari kepalanya yang di kelilingi 3 bilah pembangkit (bilah pemicu) beda tegangan dan di pasang pada tiang tinggi.







 

CIRI – CIRI TERMINAL PETIR FLASH VECTRON ORIGINAL

Kami dari Managemen JAG Group telah melakukan upgrade Terminal Petir Flash Vectron berdasarkan penelitian yang selama ini kami lakukan, sehingga kualitas Terminal Petir Flash Vectron semakin meningkat. Waspadai pihak-pihak yang memasarkan produk palsu, karena selain tidak bisa di pertanggung jawabkan, produk tersebut tidak mengacu kepada standar mekanisme kerja penangkal petir elektrostatis di dunia. Jika anda ingin mendapatkan brosur dan manual book anti petir atau penangkal petir Flash Vectron, silahkan buka dan download halaman brosur penangkal petir dan manual book penangkal petir. Berikut ciri-ciri anti petir atau penangkal petir Flash Vectron original yang di produksi oleh PT. Flash Vectron Indonesia.

  1. Pada setiap Elektroda atas (Bilah Pemicu) terdapat tulisan “Flash Vectron“.
  2. Pada setiap Elektroda bawah (Sirip) terdapat kode “FV”.
  3. Ketebalan Elektroda Flash Vectron adalah 5 mm.
  4. Seluruh material logam bahan dasar Flash Vectron adalah Stainless Steel.
  5. Pada Body Flash Vectron terdapat Barcode.
  6. Pada Sertifikat Flash Vectron terdapat QR Code.
  7. Kemasan Flash Vectron berwarna biru dan terdapat motif batik.
  8. Pada kemasan Flash Vectron terdapat Barcode.

 

HARGA PENANGKAL PETIR ELEKTROSTATIS – HARGA ANTI PETIR ELEKTROSTATIS

Berikut ini beberapa paket harga penangkal petir atau harga anti petir, untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Cal Centre kami di no 0821 2226 2226.

Jika anda ingin mendapatkan brosur dan manual book anti petir atau penangkal petir Flash Vectron, silahkan buka dan download halaman brosur penangkal petir dan manual book penangkal petir.

 

 
Pakar Penangkal Petir Sumatera melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir dengan harga kompetitif, di dukung oleh material berkualitas tinggi dan team teknisi lapangan yang berpengalaman serta profesional. Untuk pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir harus mengikuti standar yang telah di tentukan oleh pihak terkait, misalnya Permen Kemenaker No 2 tahun 1989 Tentang Instalasi Penyalur Petir yang telah di sempurnakan melalui Permen Kemenaker No 31 Tahun 2015 Tentang Instalasi Penyalur Petir.
 
Pakar Penangkal Petir Sumatera melayani pemasangan di 10 Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung. Dari sepuluh Provinsi tersebut terdapat kota-kota yang mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya perkembangan industrinya. Maka dari itu sangat diperlukan sistem proteksi petir bagi bangunan atau areal yang terdapat di wilayah tersebut, baik sistem proteksi petir eksternal maupun sistem proteksi petir internal.
 
Kami melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir di seluruh wilayah Pulau Sumatera, berikut lokasi yang telah kami layani :
  1. Pakar Penangkal Petir Sumatera Utara : Asahan, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Binjai, Gunungsitoli, Medan, Padangsidempuan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Tebing Tinggi.
  2. Pakar Penangkal Petir Sumatera Selatan : Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Penukal Abab Lematang Ilir, Lubuklinggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih.
  3. Pakar Penangkal Petir Lampung : Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Bandar Lampung, Metro.
  4. Pakar Penangkal Petir Riau : Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Dumai, Pekanbaru.
  5. Pakar Penangkal Petir Kepulauan Riau : Bintan Kepulauan, Karimun, Kepulauan Anambas, Lingga, Natuna, Batam, Tanjung Pinang.
  6. Pakar Penangkal Petir Sumatera Barat : Agam, Dhamasraya, Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kota Solok, Solok Selatan, Tanah Datar, Bukittinggi, Padang, Padangpanjang, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Kapupaten Solok
  7. Pakar Penangkal Petir Jambi : Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sorolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Jambi, Sungaipenuh.
  8. Pakar Penangkal Petir Bengkulu : Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kaur, Kepahiang, Lebong, Mukomuko, Rejang Lebong, Seluma, Bengkulu.
  9. Pakar Penangkal Petir Aceh : Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue, Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Subulussalam.
  10. Pakar Penangkal Petir Lampung : Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Pesawaran, Pesisir Barat.

Untuk pengiriman material pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir akan kami kirimkan melalui ekspedisi darat, laut maupun udara. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi Call Centre kami di no 0821 2226 2226 dan 0822 4545 1919.

Wilayah lain yang kami layani :

 

 
Pakar Penangkal Petir Kalimantan melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir dengan harga kompetitif, di dukung oleh material berkualitas tinggi dan team teknisi lapangan yang berpengalaman serta profesional. Untuk pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir harus mengikuti standar yang telah di tentukan oleh pihak terkait, misalnya Permen Kemenaker No 2 tahun 1989 Tentang Instalasi Penyalur Petir yang telah di sempurnakan melalui Permen Kemenaker No 31 Tahun 2015 Tentang Instalasi Penyalur Petir.
 
Pakar Penangkal Petir Kalimantan melayani pemasangan di 5 Provinsi yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara. Dari lima Provinsi tersebut terdapat kota-kota yang mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya perkembangan industrinya. Maka dari itu sangat diperlukan sistem proteksi petir bagi bangunan atau areal yang terdapat di wilayah tersebut, baik sistem proteksi petir eksternal maupun sistem proteksi petir internal.
 
Kami melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir di seluruh wilayah Pulau Kalimantan, berikut lokasi yang telah kami layani :
  1. Pakar Penangkal Petir Kalimantan Barat : Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Pontianak, Singkawang.
  2. Pakar Penangkal Petir Kalimantan Tengah : Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, Murung Raya, Pulang Pisau, Sukamara, Seruyan, Palangka Raya.
  3. Pakar Penangkal Petir Kalimantan Selatan : Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Tapin, Banjarbaru, Banjarmasin.
  4. Pakar Penangkal Petir Kalimantan Timur : Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Paser, Penajam Paser Utara, Balikpapan, Bontang, Samarinda.
  5. Pakar Penangkal Petir Kalimantan Utara : Nunukan, Malinau, Gulungan, Tana Tidung, Tarakan, Sebatik, Tanjung Selor, Apau Kayan, Bumi Dayak Perbatasan, Krayan. 

Untuk pengiriman material pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir akan kami kirimkan melalui ekspedisi darat, laut maupun udara. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi Call Centre kami di no 0821 2226 2226 dan 0822 4545 1919.

Wilayah lain yang kami layani :

 

 
Pakar Penangkal Petir Jawa melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir dengan harga kompetitif, di dukung oleh material berkualitas tinggi dan team teknisi lapangan yang berpengalaman serta profesional. Untuk pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir harus mengikuti standar yang telah di tentukan oleh pihak terkait, misalnya Permen Kemenaker No 2 tahun 1989 Tentang Instalasi Penyalur Petir yang telah di sempurnakan melalui Permen Kemenaker No 31 Tahun 2015 Tentang Instalasi Penyalur Petir.
 
Pakar Penangkal Petir Jawa melayani pemasangan di 6 Provinsi yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta. Dari enam Provinsi tersebut terdapat kota-kota yang mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya perkembangan industrinya. Maka dari itu sangat diperlukan sistem proteksi petir bagi bangunan atau areal yang terdapat di wilayah tersebut, baik sistem proteksi petir eksternal maupun sistem proteksi petir internal.
 
Kami melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir di seluruh wilayah Pulau Kalimantan, berikut lokasi yang telah kami layani :
  1. Pakar Penangkal Petir Banten : Lebak, Pandeglang, Kab Serang, Kab Tangerang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tengerang, Tangerang Selatan
  2. Pakar Penangkal Petir DKI Jakarta : Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara.
  3. Pakar Penangkal Petir Jawa Barat : Kab Bandung, Bandung Barat, Bogor, Ciamis, Bekasi, Cinajur, Cirebon, Garut, Indramayu, Kuningan, Karawang, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya, Kota Bandung, Banjar, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi, Kota Cirebon, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya .
  4. Pakar Penangkal Petir Jawa Tengah : Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Brebes, Boyolali, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Kota Magelang, Kota pekalongan, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Tegal.
  5. Pakar Penangkal Petir Jawa Timur : Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbonto, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Surabaya .
  6. Pakar Penangkal Petir Yogyakarta : Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta.

Untuk pengiriman material pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir akan kami kirimkan melalui ekspedisi darat, laut maupun udara. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi Call Centre kami di no 0821 2226 2226 dan 0822 4545 1919.

Wilayah lain yang kami layani :

 
 
 
Pakar Penangkal Petir Sulawesi melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir dengan harga kompetitif, di dukung oleh material berkualitas tinggi dan team teknisi lapangan yang berpengalaman serta profesional. Untuk pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir harus mengikuti standar yang telah di tentukan oleh pihak terkait, misalnya Permen Kemenaker No 2 tahun 1989 Tentang Instalasi Penyalur Petir yang telah di sempurnakan melalui Permen Kemenaker No 31 Tahun 2015 Tentang Instalasi Penyalur Petir.
 
Pakar Penangkal Petir Sulawesi melayani pemasangan di 6 Provinsi yaitu Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo. Dari enam Provinsi tersebut terdapat kota-kota yang mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya perkembangan industrinya. Maka dari itu sangat diperlukan sistem proteksi petir bagi bangunan atau areal yang terdapat di wilayah tersebut, baik sistem proteksi petir eksternal maupun sistem proteksi petir internal.
 
Kami melayani pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir di seluruh wilayah Pulau Kalimantan, berikut lokasi yang telah kami layani :
  1. Pakar Penangkal Petir Sulawesi Barat : Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, Mamuju Utara, Polewali Mandar.
  2. Pakar Penangkal Petir Sulawesi Utara : Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Talaud, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Kota Bitung, Kotamobagu, Manado, Tomohon.
  3. Pakar Penangkal Petir Sulawesi Tengah : Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Tolitoli, Palu. 
  4. Pakar Penangkal Petir Sulawesi Selatan : Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Pinrang, Sidenreng Rappang, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, Makasar, Palopo, Parepare.
  5. Pakar Penangkal Petir Sulawesi Tenggara : Bombana, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, Muna Barat, Wakatobi, Bau-Bau, Kendari. 
  6. Pakar Penangkal Petir Gorontalo : Boalemo, Bone Bolango, Gorontalo, Gorontalo Utara, Pohuwato, Kota Gorontalo.

Untuk pengiriman material pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir akan kami kirimkan melalui ekspedisi darat, laut maupun udara. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi Call Centre kami di no 0821 2226 2226 dan 0822 4545 1919.

Wilayah lain yang kami layani :

 

PENANGKAL PETIR UNTUK PESAWAT TERBANG

Gambar berikut merupakan pandangan keliru, tidak ada hubungan antara static discharger dengan perlindungan pesawat dari ancaman bahaya petir. Sebelum membahas mengenai static disharger, ada baiknya mengingat kembali mengenai teori dasar listrik. Dalam pelajaran Fisika dikenal dengan istilah listrik statis dan juga  listrik dinamis.

Listrik statis adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh perpindahan muatan listrik, proton maupun elektron. Perpindahan muatan itu terjadi salah satunya karena adanya gaya gesek antara dua benda yang bermuatan. Contoh cara membangkitkan listrik statis dalam kehidupan kita sehari-hari ialah dengan menggosokkan penggaris plastik dengan kain wool, kaca dengan kain sutra, dll.

Sedangkan listrik dinamis adalah listrik yang dapat mengalir disebabkan adanya perbedaan tegangan listrik. Listrik dinamis membutuhkan sumber tegangan semacam baterai atau generator. Listrik dinamis akan mengalir pada konduktor, yaitu bahan yang dapat menghantarkan arus listrik. Static discharger yang dipasang di pesawat “bertugas” untuk mengatasi listrik statis. Yaitu listrik statis yang timbul karena adanya gesekan antara fuselage pesawat dengan udara.

Muatan listrik yang timbul ini dapat terbentuk pada area antena komunikasi pesawat yang terpasang di fuselage. Oleh karena itu listrik statis ini perlu untuk dihilangkan, agar tidak menimbulkan gangguan (interferensi) pada sistem komunikasi pesawat. Static discharger akan “membuang“ muatan-muatan listrik yang terbentuk kembali ke udara. Static discharger dibuat dari bahan yang mempunyai beda hambatan yang rendah dibandingkan udara. Sehingga static discharger dapat dengan mudah membuang muatan listrik kembali ke udara.

Setiap hari Bumi dihantam sekitar lebih dari 40.000 sambaran petir. Namun karena permukaan Bumi sangat luas, maka jumlah sambaran petir yang sedemikian banyak itu pun tak seluruhnya bisa kita lihat secara langsung.

Di udara kemungkinan petir menyambar sebuah pesawat yang sedang terbang bisa saja terjadi. Namun kemungkinannya sangat kecil. Memang ada saja sebuah pesawat yang dilaporkan telah tersambar petir. Tingkat kerusakannya pun bervariasi, dari yang minimal adanya bekas sambaran pada sayap hingga terbakar pada bagian instrumen kokpit.

Para ilmuwan sendiri sebetulnya sudah cukup lama menemukan cara untuk mengatasi sambaran petir pada pesawat. Awal tahun 1980-an, Badan Antariksa AS (NASA) sengaja menerbangkan jet ke dalam badai di ketinggian 38.000 kaki atau 11,58 kilometer. Jet itu tersambar petir 72 kali selama 45 menit di dalam badai. Banyak hal bisa dipelajari dari peristiwa itu.

Kini, mungkin saja ada kejadian pesawat komersial yang tersambar petir. Sambaran biasanya mengenai ujung sayap, hidung pesawat, atau ekor pesawat, yang sebagian besar terbuat dari logam yang nyata-nyata merupakan konduktor listrik. Saat sambaran terjadi, mungkin efeknya bisa dirasakan di kabin pesawat, namun muatan listrik akibat petir itu biasanya akan segera terlepas kembali ke alam.

Untuk menghindari sambaran petir dan melepaskan muatan listrik yang menempel pada badan pesawat, pesawat terbang dilengkapi dengan “penangkal petir” atau “anti petir“.  Pada pesawat terbang alat itu dikenal dengan nama static discharge. Tugasnya melepaskan muatan-muatan listrik statik pada badan pesawat, tidak hanya muatan listrik akibat sambaran petir, tetapi juga muatan listrik statik lainnya sebagai akibat gesekan badan pesawat dengan udara.

Saat terbang, muatan listrik di badan pesawat akan otomatis mengalir menuju static discharge. Pada pesawat sosok alat ini sebetulnya mudah ditemukan. Bentuknya seperti batang-batang kecil  yang biasanya ditempatkan pada ujung-ujung sayap pesawat dan ekor, serta menghadap ke belakang. Nah, jika pesawat tersambar petir atau kelebihan muatan listrik, alat ini akan otomatis melepaskan muatan listrik yang menempel badan pesawat dan melepaskannya kembali ke udara.  Dengan demikian, pesawat akan tetap aman berikut penumpang di dalamnya.

Namun walau telah dilengkapi dengan “penangkal petir”  atau “anti petir” berupa static discharge, ada saja pesawat yang tersambar petir. Seperti yang menimpa Presiden Prancis, François Hollande pada bulan Mei 2012. Pesawat yang menerbangkannya ke Jerman terpaksa berbalik arah dan mendarat kembali setelah tersambar petir. Walau tak ada kerusakan dan korban akibat sambaran petir itu, pertemuannya dengan Kanselir Angela Merkel harus ditunda. Tak hanya itu, Life’s Little Mysteries, edisi 2012 menyebut, penerbangan 214 Pan American mengalami kecelakaan pada 8 Desember 1963 dan menewaskan 83 orang, diduga akibat sambaran petir.

Jadi meskipun telah dipasangi “penangkal petir” atau “anti petir“, bisa saja pesawat terbang tersambar petirsaat tengah terbang, walau kondisi itu sangat jarang terjadi. Yang sering terjadi adalah adanya muatan listrik statis yang belum sempat terlepas dari badan pesawat. Muatan listik ini bisa saja ikut “mendarat” bersama pesawat. Hal ini sangat berbahaya, terlebih saat pesawat melakukan pengisian ulang bahan bakar. Lompatan listrik dari badan pesawat ke darat bisa memicu kebakaran. Nah, untuk menghindari efek buruk lompatan listrik dari badan pesawat, sesaat setelah mendarat pesawat harus di-ground untuk menetralkan muatan listrik pada badan pesawat.

 

PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN

Air Terminal Petir Flash Franklin adalah alat penerima sambaran petir yang berbasis kerja ESE (Early Streamer Emission Lightning Conductor). Dengan sistim kerja mengumpulkan energi awan disaat ada awan energi melintas di area perlindungan, kemudian menjemput kilatan petir dengan mengeluarkan lidah api penuntun keudara (streamer), menangkap dan menyalurkan ke bumi. Meskipun seluruh terminal unit penangkal petir jenis elektrostatis berbasis kerja yaitu ESE (Early Streamer Emission Lightning Conductor), akan tetapi penangkal petir Flash Franklin di rancang khusus untuk digunakan didaerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia.

Proteksi eksternal adalah instalasi dan alat-alat di luar suatu struktur bangunan untuk menangkap dan menghantarkan arus petir ke sistem pembumian (grounding). Dengan kata lain, proteksi eksternal berfungsi sebagai ujung tombak penangkap muatan listrik dan arus petir di areal yang telah dipasang sistem proteksi petir. Terminal Udara (Air Termination) adalah bagian sistem proteksi petir eksternal yang di khususkan untuk menangkap sambaran petir, berupa elektroda logam yang dipasang secara tegak maupun mendatar. Penangkal petir atau anti petir di tempatkan sedemikian rupa sehingga mampu menangkap semua sambaran petir tanpa mengenai bagian struktur yang dilindungi.

ESE Terminal adalah Head Unit yang di pasang pada bagian puncak tiang penangkal petir atau anti petirESE Terminal bekerja dengan mengeluarkan emisi “upward streamer” dari bumi, makin cepat early streamer di projeksikan ke atas maka akan makin cepat downward leader muatan listrik yang terdapat di dalam awan.

 

KEUNGGULAN PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN :

Anti petir atau penangkal petir Flash Franklin merupakan anti petir atau penangkal petir elektrostatis berbasis kerja ESE yang di rancang khusus untuk daerah tropis seperti halnya di Indonesia. Ada 9 kelebihan anti petir atau penangkal petir Flash Franklin, yaitu :

  1. Lebih Estetik, di rancang oleh ilmuwan petir Indonesia dan Arsitek dari Jerman.
  2. Unit Terminal Kokoh, di rancang agar tidak ada rongga yang menyebabkan masuknya air hujan sebagai penyebab korosi.
  3. Bebas Perawatan, tidak ada Power Supply or Solar Cells, No Radio Aktif, discharge Current 300 kA.
  4. Lebih Praktis, di rancang agar mempermudah kita dalam hal pemasangan di lapangan.
  5. Bahan Baku Berkualitas, bahan dan material untuk memproduksi anti petir atau penangkal petir Flash Franklin adalah bahan dan material pilihan sesuai standar SNI dan IEC.
  6. Lebih Ekonomis, harga kompetitif (bersaing) bahkan jika di bandingkan dengan produk lain bisa lebih murah.
  7. Teknologi Terkini, di rancang khusus untuk daerah tropis yang cocok untuk di pasang di Indonesia dan memiliki radius proteksi 157 Meter.
  8. Produser Terpercaya, perusahaan yang memproduksi anti petir atau penangkal petir Flash Franklin adalah perusahaan lokal yang bekerja sama dengan perusahaan Jerman di dukung oleh Laboratorium Tegangan Tinggi HLI (Hamburg Laboratory Inc) dan GEC (Germany Electrotechnical Commission).
  9. Body Utama Terminal Petir, bahan dasar body utama terminal petir Flash Franklin adalah metal anti korosi sehingga lebih kuat dan kokoh terhadap kemungkinan pecah.

 

PERANGKAT PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN :

  1. Main Rod, adalah batang utama berbentuk runcing terbuat dari logam yang berfungsi sebagai penerima sambaran petir langsung, Pointy Spear ini memiliki kemampuan untuk menerima sambaran petir hingga 300 KA
  2. Elektroda, perangkat ini memainkan peran yang sangat penting sebagai bilah pemicu untuk mengumpulkan cadangan energi awan dari luar, dan energi tersebut di manfaatkan untuk membangkitkan Early Streamer Emission Conductor. Bilah pemicu ini aktif bekerja dengan 2 system, pertama-tama menerima dan mengumpulkan energi awan dengan menggunakan system induksi serta sensor, sedangkan yang kedua menggunakan karbon inti mengumpulkan energi awan dari induksi awan tersebut.
  3. Ion Generator, terdiri dari unit kapasitor, ion pembangkit, sensor petir. Ion Generator adalah perangkat kunci anti petir atau penangkal petir Flash Franklin.
  4. Spear Shooter, bagian ini adalah konduktor di sisi atas untuk menembak ion ke udara.

 

PERBANDINGAN PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN DENGAN KONVENSIONAL

  • Penangkal Petir Konvensional
    – Membutuhkan volume kabel penghantar yang sangat banyak.
    – Daerah perlindungan terbatas, radius perlindungan hanya 2 meter atau 45 derajat.
    – Cenderung lebih mahal biayanya jika di terapkan pada area perlindungan yang sangat luas.
    – Membutuhkan banyak titik grounding, setiap 10 meter panjang areal perlindungan harus 1 titik grounding.
    – Membutuhkan banyak splitzer di atas struktur bangunan sebagai alat penerima sambaran.
    – Cenderung merusak estetika struktur bangunan yang akan di pasang.
    – Bentuk ujung splitzer sangat runcing berbahaya bagi petugas atau pekerja yang bekerja di atap.
  • Penangkal Petir Flash Franklin
    – Tidak banyak membutuhkan material maupun kabel penghantar.
    – Area perlindungan lebih luas antara 50 Meter sampai 157 Meter.
    – Cenderung lebih ekonomis jika diterapkan pada area yang sangat luas.
    – Pada umumnya hanya membutuhkan 1 titik arde atau resistansi < 5 Ohm.
    – Hanya membutuhkan 1 unit terminal untuk radius proteksi tertentu.
    – Perawatan dan pemasangan sangat mudah dan tidak mengganggu estetika.
    – Bertindak sebagai pencegah interferensi perangkat elektronik kita.
    – Lebih aman bagi pekerja yang akan melakukan perawatan instalasi.

 

FILOSOFI KERJA PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN

System ini aktif bekerja, sifatnya menarik petir untuk menyambar pada bagian kepala terminal petir Flash Franklin dengan cara memancarkan ion – ion ke udara. Kerapatan ion makin besar bila jarak ke kepalanya semakin dekat, karena setiap bilah pemicu yang merupakan komponen terminal petir ini aktif mengumpulkan ion di awan.

Pemancaran ion dapat menggunakan generator listrik atau batere cadangan (generated ionization) atau secara alamiah (natural ionization). Area perlindungan system ini berupa bola dengan radius mencapai 157 meter dan radius proteksi ini akan mengecil sejalan dengan bertambahnya waktu. system ini dapat di kenali dari kepalanya yang di kelilingi 3 bilah pembangkit (bilah pemicu) beda tegangan dan di pasang pada tiang tinggi.

 

CONNECTING SLEEVE

Connecting Sleeve penangkal petir adalah alat yang dipasang di suatu instalasi penangkal petir atau anti petir berfungsi sebagai isolator antara terminal petir dengan pipa penyangga, maksudnya ketika sebuah instalasi penangkal petir sudah terpasang dengan baik dan benar, connecting sleeve ini dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya induksi yang di sebabkan arus petir. Terlebih lagi bila instalasinya berada di atas bangunan yang di dominasi unsur logam, misalnya bangunan dengan atap seng atau logam lainnya.

Meskipun secara teknis bahwasannya connecting sleeve dapat membantu mengurangi induksi karena peranannya sebagai isolator, namun masih ada beberapa ilmuwan yang menyatakan connecting sleeve ini sebagai titik kelemahan sebuah instalasi penangkal petir atau anti petir, karena bila petir menyambar mengenai connecting sleeve tersebut secara langsung maka kemungkinan besar alat tersebut akan hancur dan tiang penyangga akan runtuh. Hal ini tidak akan terjadi bila kualitas connecting sleeve di perhatikan, mulai dari ukuran dan kualitas bahan. Connecting sleeve yang dipasang dengan penangkal petir Flash Franklin sangat terjamin kualitasnya.

 

CARA MEMASANG INSTALASI ANTI PETIR ATAU PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN

Secara garis besar, cara pemasangan instalasi penangkal petir atau anti petir Flash Franklin sebagai berikut :

  • Pada tahap awal pengerjaan di mulai dengan mengerjakan bagian grounding system terlebih dahulu, dengan pertimbangan keamanan dan kemudahan. Kemudian kita harus melakukan pengukuran resistansi atau tahanan tanah menggunakan Earth Testermeter, apabila hasil pengukuran tersebut menunjukan < 5 Ohm maka tahapan kerja berikutnya dapat dilakukan. Seandainya hasil resistansi atau tahanan tanah menunjukan > 5 Ohm maka di lakukan pembuatan atau penambahan titik grounding penangkal petir lagi di sebelahnya atau di sekitarnya, dan di pararelkan dengan grounding pertama agar resistansi/tahanan tanahnya menurun sesuai dengan standarnya < 5 Ohm.
  • Setelah selesai membuat grounding penangkal petir atau anti petir, langkah berikutnya adalah memasang kabel penyalur (Down Conductor) dari titik grounding sampai keatas bangunan, tentunya dengan mempertimbangkan jalur kabel yang terdekat dan hindari banyak belokan/tekukkan 90 derajat sehingga kebutuhan material dan kualitas instalasi dapat efektif dan efisien. Kabel penyalur petir yang biasa di gunakan antara lain BC (Bare Copper), NYY atau Coaxial. Untuk tempat – tempat tertentu sebaiknya di beri pipa pelindung (Conduite) dengan maksud kerapihan dan keamanan.
  • Bila kabel penangkal petir atau anti petir telah terpasang dengan rapih, maka tahap selanjutnya pemasangan head terminal petir tentunya harus terhubung dengan kabel penyalur tersebut sampai ke grounding system. Pada saat memasang terminal petir dibutuhkan tiang penyangga minimal 3 Meter.

 

PRINSIP PERLINDUNGAN PENANGKAL PETIR FLASH FRANKLIN

Jika kita memperhatikan bahaya yang di akibatkan sambaran petir, maka sistem perlindungan petir harus mampu melindungi struktur bangunan atau fisik maupun melindungi peralatan dari sambaran langsung dengan di pasangnya anti petir atau penangkal petir eksternal (Eksternal Protection) dan sambaran tidak langsung dengan di pasangnya penangkal petir internal (Internal Protection) atau yang sering di sebut surge arrester serta pembuatan grounding system yang memadai sesuai standart yang telah di tentukan. Sampai saat ini belum ada alat atau system proteksi petir yang dapat melindungi 100 % dari bahaya sambaran petir, namun usaha perlindungan mutlak dan wajib sangat di perlukan. Selama lebih dari 60 tahun pengembangan dan penelitian di laboratorium dan lapangan terus dilakukan, berdasarkan usaha tersebut suatu rancangan system proteksi petirsecara terpadu telah di kembangan oleh Flash Franklin Lightning Protection “SEVEN POINT PLAN“.

Tujuan dari “SEVEN POINT PLAN” adalah menyiapkan sebuah perlindungan efective dan dapat diandalkan terhadap serangan petir, “Seven Point Plan’ tersebut meliputi :

  1. Menangkap Petir
    Dengan cara menyediakan system penerimaan (Air Terminal Unit) yang dapat dengan cepat menyambut sambaran arus petir, dalam hal ini mampu untuk lebih cepat dari sekelilingnya dan memproteksi secara tepat dengan memperhitungkan besaran petirTerminal Petir Flash Franklin mampu memberikan solusi sebagai alat penerima sambaran petir karena desainnya dirancang untuk digunakan khusus di daerah tropis.
  2. Menyalurkan Arus Petir
    Sambaran petir yang telah mengenai terminal penangkal petir atau anti petir sebagai alat penerima sambaran akan membawa arus yang sangat tinggi, maka dari itu harus dengan cepat disalurkan ke bumi (grounding) melalui kabel penyalur sesuai standart sehingga tidak terjadi loncatan listrik yang dapat membahayakan struktur bangunan atau membahayakan perangkat yang ada di dalamsebuah bangunan.
  3. Menampung Petir
    Dengan cara membuat grounding system dengan resistansi atau tahanan tanah kurang dari 5 Ohm. Hal ini agar arus petir dapat sepenuhnya diserap oleh tanah tanpa terjadinya step potensial. Bahkan dilapangan saat ini umumnya resistansi atau tahanan tanah untuk instalasi penangkal petir atau anti petir harus dibawah 3 Ohm.
  4. Proteksi Grounding System
    Selain memperhatikan resistansi atau tahanan tanah, material yang digunakan untuk pembuatan grounding juga harus diperhatikan, jangan sampai mudah korosi atau karat, terlebih lagi jika didaerah dengan dengan laut. Untuk menghindari terjadinya loncatan arus petir yang ditimbulkan adanya beda potensial tegangan maka setiap titik grounding harus dilindungi dengan cara integrasi atau bonding system.
  5. Proteksi Petir Jalur Power Listrik
    Proteksi terhadap jalur dari power mutlak diperlukan untuk mencegah terjadinya induksi yang dapat merusak peralatan listrik dan elektronik.
  6. Proteksi Petir Jalur PABX
    Melindungi seluruh jaringan telepon dan signal termasuk pesawat faxsimile dan jaringan data.
  7. Proteksi Petir Jalur Elektronik
    Melindungi seluruh perangkat elektronik seperti CCTV, mesin dll dengan memasang surge arrester elektronik.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telepon
WhatsApp